Bupati Baharuddin Dorong Optimalisasi PAD dan BUMD untuk Percepat Pembangunan Batu Bara

Sebarkan:
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian. (foto/ist)
BATU BARA — Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan potensi daerah dan penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mempercepat pembangunan.

Hal itu disampaikan Baharuddin saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD (R.APBD) Tahun Anggaran 2027, pengambilan keputusan dan penandatanganan persetujuan bersama, serta penyampaian Nota KUA-PPAS Perubahan APBD (P.APBD) Tahun Anggaran 2026, Senin (7/9/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara dan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Batu Bara Nurhaji, didampingi Wakil Ketua II Tengku Rodial.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD Batu Bara menyampaikan pendapat akhir dan menyatakan persetujuan terhadap KUA-PPAS R.APBD Tahun Anggaran 2027 untuk selanjutnya diproses menjadi Rancangan APBD Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2027.

Persetujuan tersebut kemudian dituangkan melalui pengambilan keputusan dan penandatanganan persetujuan bersama antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan DPRD.

Agenda dilanjutkan dengan penyerahan Nota Kesepakatan KUA-PPAS P.APBD Tahun Anggaran 2026. Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Batu Bara atas sinergi dan kerja sama selama proses pembahasan KUA-PPAS.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang telah dibangun dalam pembahasan KUA-PPAS yang hari ini telah kita setujui bersama. Selanjutnya, ini akan diteruskan menjadi APBD Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2027,” ujar Baharuddin.

Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kita semua tahu bahwa dalam membangun Batu Bara, kita berada dalam kondisi yang terbatas. Namun, keterbatasan ini tidak menjadi alasan bagi kita untuk tidak melaksanakan tugas-tugas pelayanan dan pengabdian bagi masyarakat Batu Bara,” tegasnya.

Baharuddin mengatakan, pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret untuk menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Batu Bara, terutama untuk meningkatkan PAD.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan. Selain itu, penguatan BUMD yang telah disahkan dinilai dapat menjadi salah satu sumber pendapatan sekaligus motor penggerak perekonomian daerah.

“Potensi-potensi daerah harus terus kita gali dan kembangkan. Termasuk bagaimana mengoptimalkan sumber-sumber PAD serta memperkuat BUMD agar mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” katanya.

Bupati menambahkan, peningkatan PAD dan percepatan pembangunan membutuhkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara, DPRD, dan pemerintah pusat.

Dengan disepakatinya KUA-PPAS R.APBD Tahun Anggaran 2027, Pemkab Batu Bara bersama DPRD diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mewujudkan perencanaan dan penganggaran daerah yang efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.(zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini Batubara