![]() |
| Wabup Batu Bara, H Syafrizal berjabat tangan dengan Ketua DPRD, Safi'i di gedung dewan. (foto/ist) |
Rapat dipimpin Ketua DPRD Batu Bara Safi’i, didampingi Wakil Ketua DPRD Nurhaji dan Rodial. Turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Plt Sekretaris DPRD Hardiman Sihombing, seluruh anggota DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batu Bara.
Laporan reses disampaikan secara bergantian oleh perwakilan anggota DPRD dari tujuh daerah pemilihan (dapil). Kegiatan reses dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat di masing-masing wilayah pemilihan.
Dari laporan yang disampaikan, anggota DPRD menerima berbagai masukan dari masyarakat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur lainnya.
Anggota DPRD Dapil I yang meliputi Kecamatan Lima Puluh, Lima Puluh Pesisir dan Datuk Lima Puluh melaporkan telah menggelar pertemuan dengan konstituen di sejumlah desa dan kelurahan.
Aspirasi masyarakat yang dihimpun dari kegiatan tersebut akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
Hal serupa disampaikan dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Talawi dan Datuk Tanah Datar. Anggota DPRD menyatakan berbagai usulan masyarakat akan dibawa ke pembahasan pemerintah daerah sesuai dengan skala prioritas pembangunan.
Dapil III yang mencakup Kecamatan Tanjung Tiram dan Nibung Hangus juga menyampaikan hasil penjaringan aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut diperoleh melalui pertemuan dengan konstituen di sejumlah desa dan kelurahan.
Sementara itu, Dapil IV yang meliputi Kecamatan Sei Balai menyampaikan hasil reses yang menampung berbagai aspirasi dari masyarakat, kepala desa, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Laporan serupa disampaikan Dapil V Kecamatan Medang Deras serta Dapil VI yang meliputi Kecamatan Sei Suka dan Laut Tador.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan dan perubahan anggaran daerah sesuai ketentuan serta skala prioritas pembangunan Kabupaten Batu Bara.
Soroti PKH dan Harga Pupuk
Salah satu aspirasi yang mendapat sorotan secara spesifik disampaikan anggota DPRD dari Dapil VII Kecamatan Air Putih.
Dalam laporan reses tersebut, DPRD meminta agar penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan secara tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga diminta melakukan pendataan ulang terhadap penerima bantuan.
Selain persoalan bantuan sosial, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait harga pupuk subsidi. DPRD meminta agar penyaluran pupuk subsidi dapat dilakukan sesuai harga eceran tertinggi (HET) atau dengan harga yang terjangkau bagi petani.
“Setelah melaksanakan kegiatan reses ini, berbagai masalah yang ada di wilayah konstituen akan kami sikapi untuk diteruskan dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar dapat segera mengambil langkah kebijakan untuk mengatasinya,” demikian salah satu poin laporan reses DPRD.
Aspirasi Jadi Bahan Pembahasan APBD
Secara keseluruhan, DPRD Batu Bara menyatakan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun selama reses tahap II 2026 akan menjadi bahan dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 dan Rancangan APBD 2027.
Aspirasi tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Batu Bara.
Penyampaian laporan reses dalam rapat paripurna menjadi bagian dari fungsi DPRD dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui proses perencanaan dan penganggaran daerah. (zein)


